Subscribe Us

header ads

Mbah Rawi Membutuhkan Kepedulian Bersama


Kulo, sampean dungakno kuat lan sabar. Sampean dungakno sehat malih. Luoro pol. Rasane panas tembus sampe geger.” Itulah kalimat yang diucapkan mbah Rawi saat menerima kunjungan dari Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pacarpeluk pada Senin, 20 November 2017.
Kondisi laki-laki warga dusun Peluk itu sangat memprihatinkan. Diduga kuat ia mengalami gagal ginjal hingga komplikasi. Hasrat makannya ada, namun tubuhnya tidak kuasa menerima asupan makanan. Ia hanya mampu makan 1 sendok. Lebih dari itu, tubuhnya akan merasakan sakit luar biasa.
Dengan fasilitas Kartu Indonesia Sehat yang dimilikinya, ia sudah keluar masuk Rumah Sakit dengan diantar menggunakan Mobil Siaga Desa. Sayangnya kondisinya belum menampakkan tanda-tanda peningkatan kesehatan.
Kunjungan ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian kepada warga. Sebelum pamit, Nine Adien Maulana, ketua PRNU Pacarpeluk, memimpin doa untuk mbah Rawi. Mat Ali dan Fatoni yang ikut bersama dalam kunjungan itu mengamininya dengan penuh khidmat.
Matur nuwun mas. Nyuwun ngapunten.”, ucap Saiti, istri mbah Rawi, berkali-kali saat rombongan kunjungan itu pamit pulang. {abc}

Post a Comment

0 Comments