Subscribe Us

header ads

Orang Yang Mengabaikan Zakat Sebenarnya Seperti Koruptor


Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jombang menyelenggarakan sosialisasi Undang-Undang tentang Zakat pada Selasa, 12/12/2017. Sasaran acara yang diselenggarakan di gedung Islamic Center Masjid Baitul Mukminin Jombang adalah para tokoh masyarakat, takmir masjid dan ormas se-Jombang.
Mastur Baidhowi Saleh mengungkapkan keprihatinannya bahwa di satu sisi kita menjumpai banyak mobil-mobil mewah berlalu lalang, sedangkan di sisi lain jika jumpai banyak orang-orang lemah yang membutuhkan bantuan. 
Ketua BAZNAS Kabupaten Jombang ini mengatakan, “Andai para wajib zakat (muzakki) ini sadar kewajibannya dan zakat itu dikelola secara tepat, niscaya kesenjangan ini tidak akan terjadi.”
Pria yang juga menjadi ketua takmir masjid jamik Baitul Mukminin Jombang itu menegaskan,”Orang yang tidak mau membayar zakat, sedangkan ia sebenarnya telah wajib maka ia sama seperti koruptor, bahkan ia lebih kejam.”
“Koruptor mengambil uang negara, sedangkan orang yang enggan berzakat itu mengambil hak orang-orang fakir miskin yang lemah.”, jelasnya.
Dalam acara itu Nine Adien Maulana yang hadir dalam kapasitas ketua takmir masjid Baitul Muslimin dusun Peluk mengusulkan agar BAZNAS Kabupaten Jombang berbagi segmentasi garapan dengan Lembaga-lembaga Amil Zakat (LAZ) yang telah ada di Jombang.
“BAZNAS Kabupaten Jombang sebaiknya menggarap segmen birokrasi, sedangkan LAZ menggarap segmen masyarakat secara umum.”, kata pria yang juga menjadi ketua PRNU Pacapeluk.
"Sinergi dan berbagi peran ini dimaksudkan agar tidak terjadi tumpang tindih diantara organisasi amil zakat di kota Santri ini", terangnya. {abc}

Post a Comment

0 Comments