Subscribe Us

header ads

PRNU Pacarpeluk dan Media Massa


Eksistensi dan kiprah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pacarpeluk semakin dikenal oleh masyarakat luas. Selain karena program kerja, khususnya dalam pengelolaan UZISNU, yang telah berjalan, publikasi melalui internet dan media sosial memiliki andil yang sangat besar. 
Webblob www.abacaraka.id dan www.nupacarpeluk.com yang dikelola oleh PRNU Pacarpeluk benar-benar menjadi senjata yang terus melancarkan serangan udara kepada masyarakat luas. Selain itu, publikasi melalui www.nu.or.id, miliki Pengurus Besar Nandlatul Ulama (PBNU), juga berperan sama untuk melancarkan kabar dan opini para petinggi NU di tingkat pusat. Hingga hari ini telah ada lebih dari 25 artikel dari PRNU Pacarpeluk yang telah meramaikan media NU Online itu.
Media sosial Whatsapp dan Facebok menjadi semacam buzzer atau corong yang memperluas sebaran berita tentang PRNU Pacarpeluk. Dua media sosial itu menjadi jejaring yang menapung dan menyebarkan tautan berita-berita online tentang organisasi ini.
Dalam waktu singkat, PRNU Pacarpeluk menjadi trending topic, khususnya di kalangan para penggerak NU, apalagi ketika media massa cetak mulai memberitakan PRNU Pacarpeluk. Rasa penasaran publik NU samakin memuncak. 
Berkali-kali pesan masuk kepada PRNU Pacarpeluk baik melalui jaringan telefon, sms, maupun whatsapp untuk mengonfirmasinya. Setiap bertemu orang yang belum dikenal, warga Pacarpeluk selalu mendapat komentar, "NU Pacarpeluk sekarang lagi ramai dibicarakan. Apik-apik."
Beberapa pihak telah mengabarkan akan mengajak para penggerak NU di daerahnya untuk bertamu ke Pacarpeluk. "Kami ingin bersama-sama bergerak dan menggerakkan seperti di Pacarpeluk.", kata mereka.
Hingga berita ini ditulis, sudah ada dua tamu yang secara resmi datang untuk menggali berita dan pengalaman pada PRNU Pacarpeluk. Yang pertama adalah para penggerak NU Sumberdadi, Mantup, Lamongan. Yang kedua adalah para penggerak NU Jatirejo, Diwek, Jombang.
Sebenarnya dilihat dari amaliyah dan kultur NU yang berlaku, tidak ada yang istimewa di Pacarpeluk. Bahkan, amaliyah dan kultur NU yang berlaku di desa para tamu itu pasti lebih kental dan NU Minded. 
Mengapa mereka mau datang ke PRNU Pacarpeluk? Yang pasti mereka telah terkena serangan udara yang dilancarkan oleh PRNU Pacarpeluk. Inilah hebatnya media massa baik elektronik maupun cetak. Dalam waktu sekejab bisa membangun opini publik. Oleh karena itu, kepada semua tamu, PRNU Pacarpeluk selalu berpesan untuk memanfaatkan media massa itu sebagai sarana membranding apa saja, termasuk organisasi dan program-programnya.
Melalui media massa itu, syiar dan dakwah dapat menjangkau secara luas dan global dengan biaya yang sangat murah. Mari kita memanfaatkannya secara positif, karena bisa menambah nilai ibadah dan sejahtera. {abc} 

Post a Comment

0 Comments