Subscribe Us

header ads

Akademisi UINSA Penggerak NU Waru Sidoarjo Hadir di PRNU Pacarpeluk


Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pacarpeluk benar-benar mendapat kehormatan luar biasa saat menerima kunjungan dari PRNU Waru, Sidoarjo pada Ahad, 14 Januari 2018. Dua akademisi UIN Sunan Ampel Surabaya hadir dalam rombongan tersebut, yaitu Prof. Dr. Ali Mudhofir dan Dr. Abdul Halim. Mereka ternyata sama-sama penggerak NU di desa itu.
Mereka hadir bersama dengan seluruh banom NU yang ada Waru, Sidoarjo. Ada pengurus NU, Muslimat NU, GP. ANSOR, BANSER, FATAYAT, IPNU dan IPPNU. Tujuannya adalah studi banding pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah dan pemanfaatan media cyber di dunia maya di PRNU Pacarpeluk.    
Para penggerak NU ini sangat bersemangat menggali informasi. Tanya jawab pun berlangsung sangat gayeng. Tidak hanya itu, semangat berjam'iyyah mereka menyala-nyala. Mars Syubbanul Wathan dinyanyikan secara kompak di halaman masjid Baitul Muslimin dusun Peluk menjelang kepulangannya. 
Dari aspek ini, Nahdliyyin Pacarpeluk pasti sangat jauh tertinggal dari mereka. Mereka sangat NU Minded daripada Nahdliyyin Pacarpeluk.
"Mungkin kelebihan kami dalam pengelolaan ZIS adalah pengemasan program dan publikasi.", kata Nine Adien Maulana saat mengawali berbicara dengan guru besar UINSA itu.
Ketua PRNU Pacarpeluk ini menambahkan, "Selain itu kami telah memanfaatkan media online secara massif dalam setiap aktivitas kami, sehingga cepat viral khususnya di kalangan NU baik di pusat maupun ranting." {abc}

Prof. Dr. Ali Mudhofir, Dr. Abdul Halim, MAg bersama para penggerak NU Waru menunjukkan militansinya.



Post a Comment

0 Comments