Subscribe Us

header ads

Berbagi Pengalaman Pengelolaan ZIS dengan Mahasiswa STAIN Kediri


Kedatangan Nine Adien Maulana di kantor NU Care LAZISNU Jombang Selasa, 9 Januari 2018 sebenarnya bukan untuk presentasi.  Ketua PRNU Pacarpeluk hanya bermaksud mencari referensi penjahit yang akan dipesan untuk membuat baju seragam NU. 
Ternyata beberapa petugas NU Care LAZISNU Jombang sedang diskusi dengan para mahasiswa STAIN Kediri yang sedang mendapat tugas kuliah Pengalaman Pengelolaan Zakat. Selama tiga bulan ke depan mereka akan magang di lembaga amil zakat ini. 
"Ya...ini orangnya yang kita bicarakan ternyata hadir.", sahut Irqima saat ketua PRNU Pacarpeluk itu mengucapkan salam sambil masuk kantor itu.
Setelah bertanya-tanya dengan beberapa petugas NU Care LAZISNU Jombang, akhirnya guru Madrasah Diniyyah Baitul Muslimin itu diminta berbagi cerita dengan para mahasiswa itu.
"Silakan mas-mas dan mbak-mbak jika tertarik melakukan riset pengelolan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di Pacarpeluk. Kami sangat terbuka.", ucap ketua takmir masjid Baitul Muslimin itu mengawali ceritanya.
Pria tiga anak ini menceritakan pengalamannya bersama para penggerak NU Pacarpeluk selama enam bulan ini dalam mengelola ZIS dan menjalankan program-program penyalurannya. Di akhir cerita, ia menawarkan kepada para mahasiswa itu untuk melakukan riset untuk penulisan skripsi dengan studi kasus pengelolaan ZIS Pacarpeluk.
"Jika sampean-sampean tertarik, silakan ditindaklanjuti. Tapi saya sarankan agar riset itu dengan pendekatan kwantitatif, karena kami juga butuh data-data riil di masyarakat kami.", pungkasnya. 

Post a Comment

0 Comments