Subscribe Us

header ads

Kader Penggerak NU Saradan dan Mejayan Madiun Hadir di PRNU Pacarpeluk


Lebih dari 40 (empat puluh) kader penggerak Nahdlatul Ulama (NU) dari MWC NU Saradan dan Mejayan Madiun akhirnya benar-benar datang di Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pacarpeluk. Mereka terdiri dari tiga kelompok, yaitu rombongan dengan mengendarai bus Pariwisata, rombongan dengan mobil pribadi, dan rombongan dengan mengendarai sepeda motor.

Kehadiran mereka sangat istimewa karena langsung didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Drs. H. Taufiq Abdul Jalil, MM. Putra asli Jombang ini memang telah aktif menggerakkan Nahdlatul Ulama remaja. NU seolah-olah telah mendarah daging baginya.  

“Saya telah berjanji untuk terus berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama sepanjang hidup saya.”, ucap putra almarhum KH. Abdul Jalil, salah satu kyai Tambakberas yang tinggal di Bulak, Mojokrapak.

Sama seperti tamu-tamu sebelumnya, kehadiran para penggerak NU ini bertujuan untuk menimbah pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah di desa yang bernama unik ini.  

“Mari kita bersama-sama bergerak dan menggerakkan NU baik dari sisi jam’iyyah maupun jamaah dengan cara menghadiran kemanfaatan nyata. Pengelolaan ZIS adalah pintu masuknya.”, sambut Nine Adien Maulana.

Ketua PRNU Pacarpeluk ini juga menambahkan bahwa NU Pacarpeluk baru tujuh bulan berjalan setelah sekian lama mati suri. Kebangkitannya baru terjadi setelah ZIS menjadi obyek pengelolaannya, sehingga juga membangkitkan kebanggaan dan kepercayaan diri jamaah kepada jam’iyyahnya. {abc}

Post a Comment

0 Comments