Subscribe Us

header ads

Kunjung Warga Sakit Sebagai Upaya Saling Menguatkan


Sebagai upaya menguatkan mental menghadapi sakit, UPZISNU Pacarpeluk melaksanakan program kunjung warga sakit. Senin, 22 Januari 2018 Fatoni, Matali dan ketua RT setempat mengunjungi Dani Kristya Nurrohman di rumahnya. Remaja warga dusun Peluk ini baru saja pulang dari RSUD Ploso setelah menjalani operasi usus buntu.  
UPZISNU Pacarpeluk menyadari bahwa sakit adalah ketetapan Allah SWT sebagaimana firmanNya dalam QS. Al-Baqaroh [2] : 155-157 yang artinya  :
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”.
Segala ketetapan Allah SWT pasti mengandung hikmah. Di antara hikmah sakit dan musibah diterangkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam sabdaNya: “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. (HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).
Sayangnya tidak semua orang mengetahuinya, sehingga mereka tidak bersabar. Mereka ketika ditimpa sakit dan musibah malah mencaci maki, berkeluh kesah, bahkan yang lebih parah meratapi nasib dan berburuk sangka dengan takdir Allah. Atas dasar itulah, program kunjung warga sakit yang dilaksanakan oleh UPZISNU Pacarpeluk menjadi sangat tepat dan bermakna sebagai upaya saling menguatkan dan empati. {abc} 

Post a Comment

0 Comments