Subscribe Us

header ads

Pencatatan Pengelolaan Zakat di UPZISNU Pacarpeluk

Upaya menjaga keparcayaan masyarakat kepada UPZISNU Pacarpeluk

Secara perlahan namun pasti, kepercayaan masyarakat kepada UPZISNU Pacarpeluk semakin meningkat. Hal ini dibuktikan oleh keberlangsungan Gerakan Pacarpeluk Bersedekah melalui pengelolaan kaleng koin sedekah yang telah memasuki tahun kedua. Selain itu, beberapa warga wajib zakat (muzakki) juga telah menyalurkan zakatnya melalui lembaga amil zakat ini. Ada juga yang menyerahkan pencatatan zakat yang masih disalurkannya secara mandiri.
Pembukuan pengelolaan zakat dipisahkan dengan infak dan sedekah. Secara periodik bulanan pencatatan pengelolaan infaq dan sedekah telah dipublikasikan secara online. Siapa saja pun bisa mengaksesnya, sehingga transparansi dapat diupayakan.
Dalam periode Januari-Juni 2018, pencatatan pengelolaan zakat maal yang dilakukan UPZISNU Pacarpeluk sebagai berikut, penerimaan: Rp. 15.213.000,00 (Lima Belas Juta Dua Ratus Tiga Belas Ribu Rupiah) dan penyaluran: Rp. 14.135.000,00 (Empat Belas Juta Seratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah).
Penerimaan zakat maal itu ada yang dengan model rutin bulanan. Ada juga yang langsung tahunan, khususnya dikeluarkan pada bulan Ramadhan.
Dana zakat yang terkumpul itu disalurkan kepada beberapa beberapa golongan mustahiq zakat, yaitu: 1. Fakir dan Miskin. Penyaluran kepada golongan ini mendapat porsi terbesar. Pelaksanaannya terbanyak dilakukan pada bulan Ramadhan saat pembagian zakat fitri. Selain menerima beras zakat fitri, mereka juga mendapat paket sembako hasil penyaluran zakat maal. Pada Ramadhan 1439 H ini, UPZISNU Pacarpeluk telah menyalurkan 130 (Seratus Tiga Puluh) paket sembako itu.  
Penyaluran kepada golongan fakir dan miskin ini juga dilakukan secara insidental dalam kasus-kasus tertentu. Pelaksanaannya secara selektif dan tidak terjadwal.
2. Sabilillah. Penyaluran ini dilakukan secara rutin bulanan kepada beberapa kaum lemah (dhuafa’) yang ditugasi menjaga kebersihan masjid. Ada juga yang ditugasi untuk mengajar ngaji di masjid. Secara insedental, penyaluran pada golongan ini ditujukan untuk kegiatan pemakmuran masjid dan musholla.
3. ‘Amil. Penyaluran untuk golongan ini masih semata-mata untuk biaya operasional pengelolaan zakat, bukan untuk menggaji petugasnya. Biaya operasional itu meliputi pengadaan Alat Tulis Kantor dan kebutuhan pengelolaan zakat fitri sedesa Pacarpeluk. Sejak tahun 2017, UPZISNU Pacarpeluk telah mengelola zakat fitri sedesa Pacarpeluk. UPZISNU Pacarpeluk membiayai seluruh kebutuhan operasional panitia-panitia lokal zakat fitri, sehingga beras zakat fitri itu seluruhnya bisa disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya. Panitia-panitia itu tidak lagi mengurangi beras untuk kebutuhan operasional.
Pada Ramadhan 1439 H ini, UPZISNU Pacarpeluk telah menerima dan menyalurkan beras zakat fitri itu sebanyak 3.060 Kg dari 1.020 muzakki. Seluruh beras itu seluruhnya telah tersalurkan kepada para mustahiq se-desa Pacarpeluk. {abc}  

Post a Comment

0 Comments