Subscribe Us

header ads

Semarak Malam 25 Ramadhan di Masjid NU Baitul Muslimin Peluk

Menghidupkan malam 25 Ramadhan di Masjid Baitul Muslimin
Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan di desa Pacarpeluk menjadi momentum yang istimewa bagi para Nahdliyyin di sana. Tradisi weweh (berbagi makanan kepada keluarga) banyak dilaksanakan di har-hari ini. Selain itu pada malam-malam ganjil, masjid dan musholla semarak dengan kegiatan menghidupkan malam-malam ini dengan berbagai kegitan.
Khatmil quran dan pembacaan shalawat Nabi juga menjadi tradisi yang diselenggarakan pada malam-malam ganjil itu di masjid dan musholla. Masjid NU Baitul Muslimin dusun Peluk mendapat giliran ditempati kegiatan ini tiap malam 25 Ramadhan.
Selepas shalar Tarawih, jamaah langsung mengikuti khatmil quran. Tiap jamaah mendapat bagian membaca 1 juz, sehingga khatam 30 juz dalam satu majelis. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat nabi dengan iringan ritmis rebana al-Banjary.
Kegiatan ini diakhiri dengan kenduri bersama. Sekitar pukul 22.30 jamaah pulang ke rumah masing-masing untuk kemudian akan kembali lagi ke masjid. Mereka secara mandiri melaksanakan ibadah i'tikaf hingga menjelang waktu sahur. {abc}

Post a Comment

0 Comments