Subscribe Us

header ads

Harmoni Pacarpeluk dalam Kemajemukan Warga

Shalat jenazah diikuti oleh warga Pacarpeluk yang majemuk ormas dan pilihan fiqih.
Inaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'un bu Rasining, salah satu warga dusun Peluk meninggal dunia. Ibunda pak Heri Purnomo ini mengembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 08.00 WIB di RSUD Jombang Ahad, 1 September 2018.
Dalam waktu singkat berita duka itu pun tersebar ke seluruh warga baik melalui jejaring media sosial maupn corong masjid dan musholla. Warga pun segera berbondong-bondong hadir di rumah duka. 
Ibu-ibu membawa santunan beras. Bapak-bapak memberikan santunan sukarela berupa. Ada juga yang langsung membantu perlengkapan perawatan jenazah. Tak ketinggalan petugas UPZISNU Pacarpeluk juga hadir dengan membawa 10 dus air minum kemasan sebagai bentuk penyaluran koin sedekah.   
Semuanya berlangsung harmoni secara alami dan kultural. Warga tampak guyup, meskipun berasal dari latarbelakang yang beragam. Almarhumah adalah jamaah thariqah Shiddiqiyyah. Imam shalat jenazah adalah Nahdliyyin kultural. Makmumnya juga beragam; ada jamaah NU, LDII, Shiddiqiyyah dan masyarakat awam. 
Kerukunan ini adalah adalah aset kemuliaan bagi masyarakat Pacarpeluk. Jika aset ini dilestarikan, maka kehidupan bermasyarakat akan indah. Cita-cita menuju Pacarpeluk yang MANIS (Mandiri, Nasionalis, Istimewa dan Sejahtera) pun bukanlah sekadar utopia. {abc} 
Santunan duka berupa 10 dus air minum kemasan untuk keluarga duka 

Post a Comment

0 Comments