Subscribe Us

header ads

Pelembagaan Resmi Petani Menjadi Kebutuhan Nahdliyyin Pacarpeluk dan Sumberdadi

Para penggerak NU Sumberdadi dengan NU Pacarpeluk berdiskusi merumuskan kerjasama pertanian.

Komunikasi antara penggerak Nahdlatul Ulama (NU) Pacarpeluk dengan NU Sumberdadi, Mantup, Lamongan makin erat. Jumat malam, 16 November 2018 mereka berkunjung lagi ke rumah pergerakan NU Pacarpeluk. Ini adalah kunjungan keempat mereka di rumah yang menjadi sekretariat bersama antara PRNU Pacarpeluk, Media Online PRNU Pacarpeluk dan KSU KUBe NU Pacarpeluk.
Pemberdayaan pertanian jamaah menjadi tema diskusi dan bagi pengalaman di antara para penggerak NU itu. Keduanya memiliki potensi pertanian dengan permasalahan yang hampir sama. Pacarpeluk memiliki pertanian padi dan semangka, sedangkan sumberdadi pertanian padi dan tembakau. 
Pelembagaan pertanian yang telah dirintis oleh PRNU Pacarpeluk melalui KUBe NU Pacarpeluk dan KSU KUBe NU Pacarpeluk menjadi hal yang menarik bagi para penggerak NU Sumberdadi untuk diadopsi. Sebagaimana daerah-daerah yang lain, permasalahan yang dihadapi para petani di dua desa itu sama, yaitu pemodalan, pemenuhan sarana produksi dan pemasaran. Oleh karena itu kerjasama antar petani melalui pelembagaan resmi menjadi salah satu solusi.
"Insyaallah kami juga akan segera mendirikan koperasi di Sumberdadi. Dengan lembaga ini saya yakin kita sebagai petani bisa lebih berdaya.", ucap Nur Hadi dengan semangat kepada Nine Adien Maulana yang menyambut mereka dengan lesehan di beranda rumah pergerakan NU Pacarpeluk. {abc} 

Post a Comment

0 Comments