Subscribe Us

header ads

NU Pacarpeluk Belajar Penerapan Marolis pada Ternak

Diskusi penerapan POC-NOC Marolis di kantor MWC NU Megaluh dipandu tim POC-NOC PCNU Jombang
Jumat malam, 7 Desember 2018 Pengurus MWC NU Megaluh mengadakan sosialisasi kembali penerapan POC-NOC Marolis kepada para petani NU. PRNU Pacarpeluk hadir dalam acara ini, karena tertarik menerapkannya dalam bidang pertanian dan peternakan. 
"Pupuk Cair Organik (POC) ini diaplikasikan pada tahan lahan garap pertanian sebelum pengolahan tanah dan sesudahnya secara bertahap.", terang Gossy. Petugas lapangan pertanian PCNU Jombang ini menjelaskan bahwa POC ini sebenarnya dimaksudkan untuk mengisi lahan pertanian dengan 25 unsur bakteri yang dibutuhkan untuk kesuburan tanah.
"Bagaimana kah penerapan Marolis pada ternak domba?", tanya Nine Adien Maulana. Ketua PRNU Pacarpeluk ini memang ingin melakukan uji coba pada Kampung Domba yang sedang dirintisnya.
Sebenarnya NU Pacarpeluk juga tertarik untuk mempraktekkannya pada lahan pertanian. Sayangnya sekarang lahan sawah telah dikerjakan dan musim tanam sedang berlangsung. Oleh karena itu maka peluang penerapan produk dengan merek Moralis ini ada pada usaha ternak yang sedang dijalankan oleh KUBe NU Pacarpeluk.
Petugas lapangan PCNU Jombang ini kemudian menjelaskan, “Pertama, campurlah gula starter yang telah tersedia ke dalam NOC, cukup dimasukkan tanpa dikocok. Kedua, dibiarkan campuran itu selama 12 jam.”
Setelah melewati 12 jam, NOC yang telah dicampur dengan gula itu baru dapat diaplikasikan  dengan air sesuai takaran yang telah ditentukan, kemudian diminumkan pada ternak. Selama proses airasi itu, disarankan sebaiknya menggunakan airator untuk menambah suplai oksigen. Namun, tanpa aerator juga tidak apa-apa.
Izzarahman Fadli yang telah mempraktikkan NOC pada ternaknya mengingatkan,” Setelah gula starter tercampur dengan NOC, usahakan tutup dalam botol itu dibuang atau dilubangi.” Apa tujuannya?
“Hal ini untuk menghindari terjadinya tekanan atau ledakan kecil akibat berkembangnya bakteri di dalamnya.”, terang Nahdliyyin asal Diwek ini.

Produksi POC-NOC ini sebenarnya merupakan upaya PCNU Jombang untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak. Selain itu, produk hasil riset Prof. Cahya Yudi Widianto ini juga dimaksudkan untuk mengembalikan kesuburan tanah akibat pemakaian produk-produk kimia. Diharapkan, melalui produk ini para petani secara perlahan mengurangi pupuk dan obat-obatan kimia pada lahan pertaniannya. {abc} 

Post a Comment

0 Comments