Subscribe Us

header ads

Inilah Salah Satu Strategi Kaderisasi IPNU-IPPNU Pacarpeluk

Latihan pembacaan shalawat Nabi dengan iringan rebana al-Banjari menjadi sarana kaderisasi IPNU-IPPNU Pacarpeluk 
Para penggerak IPNU-IPPNU Pacarpeluk banyak yang telah duduk di kelas akhir SMA/MA. Sebentar lagi mereka akan kuliah meneruskan studi yang lebih lanjut. Hal ini pasti akan berpengaruh kepada keberlangsungan organisasi. Agar eksistensi organisasi terus berkelanjutan, maka kaderisasi menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Sasaran kaderisasi yang sangat potensial adalah para santri TPQ dan MADIN yang ada di tiap dusun. Melalui kegiatan latihan pembacaan shalawat Nabi dengan iringan rebana al-Banjary, para santri dikenalkan dengan organisasi pelajar Nahdlatul Ulama ini. 
Kamis, 24 Januari 2019 bertempat di Masjid Baitul Muslimin dusun Peluk, para penggerak IPNU-IPPNU Pacarpeluk melatih para santri MADIN Baitul Muslimin. Santri putra dilatih menabuh rebana oleh Ghulam, Adam, Bagus dan Rama. Santri putri dilatih mendendangkan bait-bait shalawat oleh Fifi dan Siska.
"Saya berharap adik-adik ini kelak yang akan meneruskan perjungan kami dalam menggerakkan IPNU dan IPPNU di Pacarpeluk.", ucap Ghulam. Siswa SMK Diponegoro Ploso ini juga mengungkapkan bahwa kaderisasi ini juga akan dilakukan melalui kegiatan latihan Pencak Silat Pagar Nusa. 
Pelatih Pencak Silat Pagar Nusa ini juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan latihan rutin di halaman masjid Baitul Muslimin dusun Peluk. {abc}
Santri Madrasah Diniyah Baitul Muslimin dilatih oleh para senior IPNU-IPPNU Pacarpeluk


Post a Comment

0 Comments