Subscribe Us

header ads

Amaliyah Nahdliyyin Telah Mentradisi Dengan Berbagai Hajat

Dengan posisi sujud ini, mereka memohon kepada Allah SWT agar mengijabah hajat sukses studi akhir SMA/SMK dan MA
Salah satu kekhasan kaum Nahdliyyin adalah tradisi dzikir berjamaah. Isinya bermacam-macam; ada tahlil, istighatsah, pembacaan al-Quran, pembacaan shalawat dan lain-lain. Mereka sangat akrab dengan tradisi ini, sehingga melekat erat dalam kehidupannya sehari-hari.
Dalam perkembangannya tradisi ini kini telah memasyarakat. Tidak hanya mereka yang mengakui diri sebagai Nahdliyyin, masyarakat umum pun kini telah akrab dengan tradisi ini. Setiap menyelenggarakan hajatan tertentu, tradisi ini tidak pernah lepas dari rangkaian acara mereka.
Setidak-tidaknya hal ini bisa disaksikan dalam gelaran acara Doa Bersama Meraih Sukses Studi Kelas Akhir 2018/2019 pada Kamis, 28 Maret 2019 di Masjid Baitul Mukminin Jombang. Acara yang diikuti oleh seluruh pelajar SMA/MA ini memang dimaksudkan sebagai upaya ruhami membekali mereka sebelum lulus dari jenjang pendidikannya. 
Dalam acara yang diselenggarakan tiap tahun oleh MGMP PAI SMAN Kabupaten Jombang, seluruh rangkaian acaranya sangat khas dengan amaliyah Nahdliyyin. Diawali dengan pelaksanaan shalat Dhuha, shalat Hajat dan Sujud Taqarrub, seluruh peserta kemudian diajak bersama-sama berdzikir istighatsah, pembacaan surah Yasin dan dipungkasi dengan majelis maulidurrasul yang berisi pembacaan shalawat Nabi.
Seluruh amaliyah ini diikuti oleh seluruh peserta tanpa ada keraguan. Semuanya khidmat berdzikir dalam majelis ini, meskipun mereka berlatar belakang pilihan figh yang berbeda. Tidak hanya itu, dapat dipastikan ribuan peserta itu berasal dari beragam afiliasi ormas Islam. 
Sungguh ini adalah pemandangan yang indah. Tidak dapat dipungkiri, hal ini sangat sejalan dengan visi Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing. Karena telah mentradisi, maka kearifan lokal semacam ini harus dilestarikan sebagai bagian kekhasan kota Jombang. {abc}  
   
Pembacaan shalawat Mahalul Qiyam dengan iringan ritmis rebana al-Banjary

Post a Comment

0 Comments