Subscribe Us

header ads

Merancang Program Kerja yang Gak Muluk-Muluk

Rapat perdana PRNU Pacarpeluk masa khidmat 2018-2023, Jumat, 1 Maret 2019

Setelah SK Pengesahan PRNU Pacarpeluk masa khidmat 2018-2023 turun, para penggerak jam’iyyah ini segera melakukan konsolidasi. Jumat malam, 1 Maret 2019 diselenggarakan rapat kerja sederhana. Tujuannya adalah merancang program kerja yang bisa memungkinkan bisa dilaksanakan.
"Mari kita bangkitkan lagi amaliyah Nahdliyyin di Pacarpeluk.", ajak Muhammad Latifi. Rois Syuriyah ini menyampaikan sambutan pengarahan dalam acara yang diselenggerakan secara sederhana itu di Masjid Baitul Muslimin. "Kita tidak harus menyusun program kerja yang muluk-muluk, jika akhirnya tidak bisa dilakukan.", tegasnya.
Acara rapat itu kemudian dipimpin Nine Adien Maulana. Ketua PRNU Pacarpeluk itu menyampaikan program-program yang telah berjalan hingga sekarang. Dia menegaskan bahwa program-program tersebut harus tetap dilestarikan, karena menjadi kekhasan NU Pacarpeluk.
Dalam forum itu para pengurus NU itu menyepakati untuk membangkitkan kembali kegiatan Lailatul Ijtima'. "Kegiatan Lailatul Ijtima' ke depan harus diselenggarakn secara terbuka, bisa diikuti oleh semua jamaah. IPNU-IPPNU, Fatayat, Muslimat, jamaah NU dan Pemerintah Desa kita ajak bersama-sama mengikurinya.", imbuh pria yang juga ketua Takmir Masjid Baitul Muslimin itu. {abc}   

Post a Comment

0 Comments