Subscribe Us

header ads

Merintis Kewirausahaan Melalui Budidaya Tanaman Sayur

Tanaman kangkung dan bayam yang ada di depan rumah pergerakan NU Pacarpeluk ini berusia dua puluh hari.


Kemandirian jamaah dan jam’iyyah yang terus digaungkan oleh para penggerak Nahdlatul Ulama (NU) akan hanya menjadi retorika jika tidak segera diupayakan secara nyata. Kewirausahaan adalah jawaban nyata atas cita-cita kemandirian itu. Inilah yang diyakini oleh para penggerak NU Pacarpeluk.  
Berbagai upaya dilakukannya untuk merintis kewirausahaan baik melalui sektor perniagaan maupun pertanian. Budidaya tamanan sayur yang kini dilakukan oleh penggerak NU Pacarpeluk menjadi upaya produktif menuju kemandirian itu. Di lahan yang terbatas di sekitar rumah pergerakan NU Pacarpeluk, kini telah tumbuh kangkung dan bayam serta kacang panjang.
Tanaman sayur dipilih sebagai rintisan karena usia panennya lebih cepat dan tidak membutuhkan biaya yang besar. Selain itu, budidaya tanaman ini juga bisa secara sampingan dan penjualan hasilnya sangat mudah, karena komoditas ini menjadi salah satu kebutuhan pokok harian masyarakat.
Melalui kewirausahaan bidang ini, pemasukan produktif bisa diperoleh dengan lebih cepat. Dengan itu, upaya menggerakkan jamaah dan jam'iyyah bisa dilakukan dengan lebih mudah, produktif dan bermartabat. {abc}

Baca pula!




Post a Comment

0 Comments