Subscribe Us

header ads

Visi Desa ZIS Pacarpeluk, Pijakan Awal Menuju Kampung Nahdliyyin

Banner Selamat Datang ini kembali dipasang untuk menyambut warga dhuafa yang dihadirkan untuk menerima penyaluran zakat, infaq dan sedekah pada Ahad, 2 Juni 2019 di beranda masjid NU Baitul Muslimin dusun Peluk.

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pacarpeluk mendapat penghormatan tersendiri karena dinominasikan sebagai Kampung Nahdliyyin oleh PCNU Jombang untuk berkompetisi dalam NU Award yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur. Di ajang yang sangat bergengsi ini NU Pacarpeluk yang baru bergerak pada dua tahun terakhir ini harus berkompetisi di level Jawa Timur dengan ranting-ranting unggulan yang jauh lebih senior dalam menggerakkan jamaah dan jam’iyyah.  
Bermodalkan pengalaman singkat menggerakan jamaah dan jam’iyyah melalui pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS), PRNU Pacarpeluk berusaha maksimal mengeksplorasi segala best practise yang telah dilakukan di desa ini dalam paparan yang meyakinkan bukan sekadar pencitraan atau pelabelan diri sebagai Kampung Nahdliyyin.
Jika ada yang menganggap Kampung Nahdliyyin adalah desa yang seluruh warganya adalah Nahdliyyin maka ia akan kecelek, karena hal itu tidak dijumpai di Pacarpeluk. Warga desa ini majemuk. Meskipun Nahdliyin kultural adalah mayoritas, namun ada juga warga LDII, Muhammadiyyah, Shidiqiyyah, Kristen dan kelompok lainnya. Di desa ini juga tidak ada monumen-monumen yang dengan identitas keNUan, semisal gapura atau bangunan lainnya. Yang ada mungkin hanyalah papan nama PRNU Pacarpeluk, bendera dan umbul-umbul. PRNU Pacarpeluk pun juga tidak ingin membuat monumen samacam itu, selain karena tidak mampu hal itu juga bukan dianggapnya sebagai substansi Kampung Nahdliyyin. 
Lalu dari manakah PRNU Pacarpeluk bergerak menuju Kampung Nahdliyyin? Lagi-lagi jawabnya adalah dari best practice menggerakan jamaah dan jam'iyyahnya yang baru berjalan dua tahun ini. Diawali dari visi mewujudkan desa ZIS, pengelolaan zakat, infaq dan sedekah jamaah di Pacarpeluk secara bertahap semakin meningkat. Pembenahan demi pembenahan terus dilakukan sehingga pengelolaannya menjadi teritegrasi dalam lingkup satu desa dan masyarakat pun semakin percaya dengan kinerja jam'iyyah. Hal ini ditandai dengan makin banyaknya jamaah yang mempercayakan penyaluran ZIS mereka melalui UPZIS PRNU Pacarpeluk. 
Pengelolaan ZIS di UPZIS PRNU Pacarpeluk selama ini memang masih penuh digunakan untuk penyaluran terhadap mustahiq delapan ashnaf, khususnya untuk kelompok kaum dhuafa’ dan kegiatan sosial yang telah diprogramkan. Meskipun demikian, pengalaman ini selanjutnya membangkitkan semangat kolektif untuk merintis usaha ekonomi produktif, akan tetapi pengurus tidak berani melangkah menggunakan ZIS untuk pengembangan di bidang itu.
Dalam perjalanan waktu PRNU Pacarpeluk selanjutkan ditemukan Allah SWT dengan Yayasan Astra Honda Motor yang memiliki visi mewujudkan desa sejahtera. Singkat cerita PRNU Pacarpeluk diberi amanah untuk mengembangkan program-program ekonomi produktif untuk mewujudkan visi desa sejahtera.  
Kemitraan dengan pelaku ekonomi produktif lokal pun dilakukan. Tujuanya adalah membangun kerjasama yang saling menguntungkan sehingga akhirnya jamaah dan jam'iyyah menjadi saling menghidupi. 
Selanjutnya, Penataan kelembagaan ekonomi menjadi kebutuhan dasar untuk bergerak dan menggerakkan secara lebih leluasa. Atas dasar itulah PRNU Pacarpeluk dan jamaahnya menginisiasi lahirnya Koperasi Serba Usaha (KSU) KUBe NUP Pacarpeluk dengan beberapa unit usahanya diantaranya, Pembiayaan Pertanian dan Perdagangan, Peternakan Kambing, Persewaaan Scaffolding dan Budidaya Pisang.  
Melalui gerakan dan kreativitas inilah kini NU Pacarpeluk baik dari sisi jam'iyyah maupun jamaahnya menjadi diperhitungkan masyarakat. Kebanggaan menjadi Nahdliyyin kini muncul, sehingga identitas keNUan semakin populer tanpa harus dipaksakan dan dibuat-buat. 
Karena sudah dimajukan dalam kompetisi NU Award PWNU Jawa Timur, maka  PRNU Pacarpeluk akan terus melangkah. Jika akhirnya menang, ya alhamdulillah. Namun jika tidak menang, PRNU Pacarpeluk terus akan bergerak dan menggerakkan jamaah dan jam'iiyah secara kreatif, inovatif dan bermartabat. Kebanggaan menjadi Wong NU yang mulai tumbuh disebagian besar jamaah menjadi modal bagi PRNU Pacarpeluk untuk mewujudkan desa ZIS yang sejahtera dan mandiri serta bermartabat jamaah dan jam'iyyahnya. {abc} 

Post a Comment

0 Comments