Subscribe Us

header ads

NU Pacarpeluk Berbagi Tips dan Trik dengan NU Sukodono Sidoarjo

Ketua PRNU Pacarpeluk menyampaikan paparan materi best practice pengelolaan zakat, infaq dan sedekah yang telah dilakukan oleh UPZIS PRNU Pacarpeluk dan program-program socioprenuer yang dilakukan oleh KSU KUBe NUP Pacarpeluk.

Sesuai dengan rencana, Ahad, 28 Juli 2019, 85 kader penggerak NU sekecamatan Sukodono Sidoarjo akhirnya datang di PRNU Pacarpeluk. Mereka tiba di masjid Baitul Muslimin dusun Peluk sekitar pukul 11.15 dengan mengendarai 1 bus besar dan 4 kendaraan pribadi jenis minibus. Rombongan ini terdiri dari jajaran pengurus MWCNU, UPZIS MWCNU, PAC Muslimat NU, PAC Fatayat dan PAC GP ANSOR dan Banser, serta perwakilan 19 ranting sekecamatan Sukodono Sidoarjo.
Banyaknya anggota rombongan ini tentu mengagetkan warga sekitar dusun Peluk. Namun, setelah mengetahui maksud dan tujuannya, kekagetan warga itu pun berubah menjadi kebanggaan sebagai warga NU Pacarpeluk. 
"Alhamdulillah ya NU Pacarpeluk tambah terkenal. Pacarpeluk bolak-balik ditekani wong akeh.", ucap Suhar yang rumahnya dekat dengan tempat acara kunjungan itu.
Acara inti kunjungan studi banding yang dikemas dengan istilah ngangsu kaweruh ini adalah mendengarkan paparan best practice yang telah dilakukan oleh NU Pacarpeluk. Nine Adien Maulana menyampaikan paparan tips dan trik menggerakkan jamaah dan jam'iyyah NU Pacarpeluk melalui pengelolaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) dan program sociopreneur. 
Ketua PRNU Pacarpeluk ini menceritakan keyakinannya bahwa pengelolaan ZIS adalah pintu masuk utama untuk menggerakkan jamaah dan jam'iyyah. "Langkah awalnya adalah membentuk tim yang personelnya cerdas, ikhlas dan tuntas.", tuturnya.
Nine Adien Maulana juga mengingatkan agar tim itu harus segera menyiapkan program penyaluran yang populis sebelum bergerak kepada jamaah. Selain itu, transparansi pengelolaan dana umat ini harus dilakukan.
"NU Pacarpeluk selalu menampilkan keadaan keuangan koin sedekah dalam website nupacarpeluk.com, sehingga siapa saja bisa mengetahuinya", tambahnya. 
Melalui media online itu semua kegiatan dipublikasikan sehingga menjadi media promosi yang sangat efektif mengangkat citra positif. Media ini juga sangat menopang program-program sociopreneur yang dilakukan oleh NU pacarpeluk.  
Melalui media inilah NU Pacarpeluk yang baru bangkit sekitar dua tahun ini bisa menginspirasi dan memotivasi para penggerak NU di daerah lain. "Saya sarankan teman-teman NU Sukodono juga memanfaatka media internet untuk mengemas dan mempublikasi kegiatan menjadi lebih menarik.", saran ketua PRNU Pacarpeluk. {abc}    


Baca juga!
Tertarik Pengelolaan ZIS dan Socioprenuer, Puluhan Penggerak NU Sidoarjo Akan Hadir Di Sini

Post a Comment

0 Comments