Subscribe Us

header ads

Permohonan Ijabah Melalui Pembacaan Manaqib Syaikh Abdul Qodir al-Jiylani

Majelis pembacaan manaqib Syaikh Abdul Qodir al-Jiylani dilakukan secara terbatas sesuai dengan permintaan jamaah yang sedang memiliki hajat khusus tertentu.

Salah satu tradisi Nahdliyyin adalah pembacaan Manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jiylani dalam buku yang berjudul an-Nuurul Burhaany. Tradisi pembacaan buku sejarah kehidupan sulthanul awliya’ ini dipercaya sebagai salah satu ikhtiyar ijabahnya doa atas hajat tertentu.
Tradisi ini diperselisihkan oleh sebagian umat Islam. Ada yang mau mengamalkannya. Ada yang enggan mengamalkannya.
Sebagian Nahdliyyin Pacarpeluk ada yang mengamalkan tradisi ini. Biasanya mereka menyelenggarakannya dengan mengundang beberapa warga secara terbatas dan khusus, tidak seperti tradisi tahlil dan istighatsah yang lebih bersifat umum.
Rabu, 3 Juli 2019 Sulhadi mengundang beberapa personil PRNU Pacarpeluk untuk menyelenggarakan majelis pembacaan Manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jiylani. Mereka adalah Muhammad Latifi (Rais), Nine Adien Maulana (Ketua), Nur Kholiq (LAZISNU), Muhammad To’ib (Wakil Katib), Fatoni (Wakil Bendahara), Abdullah Afandi (LAZISNU), dan Arif Fudin (Wakil Sekretaris). Melalui pembacaan Manaqib ini, ia mengharapkan keselamatan dan kesuksesan untuk kedua putrinya yang mulai beranjak dewasa. {abc} 

Baca juga!

Post a Comment

0 Comments