Subscribe Us

header ads

Songsong Pertanian Semangka, Nahdliyyin Pacarpeluk Buat Semaian Di Rumah

Jarot Wijayadi membuat semaian bibit semangka di teras rumahnya. Hal ini dilakukan untuk mempercepat masa pertumbuhan semangka saat telah ditanam di sawah.    

Lahan pertanian Pacarpeluk sekarang masih ditanami padi. Tinggal satu atau dua minggu lagi padi itu telah memasuki masa panen. Setelah itu, petani langsung menanaminya dengan semangka, melon, blewah dan sejenisnya.
Ini adalah usaha pertanian musim kemarau yang paling dinantikan oleh sebagian besar Nahdliyyin Pacarpeluk, karena waktunya singkat dan hasilnya lebih banyak daripada pertanian padi. Mereka pun memburu waktu agar tidak sampai telat menanam, karena biasanya akan terombang-ambing dengan fluktuasi harga yang dimainkan para tengkulak. 
Untuk mengintensifkan waktu tanam, Nahdliyyin Pacarpeluk mulai membuat semaian bibit semangka di rumahnya. Hal ini dilakukan sambil menunggu masa panen padi yang tinggal menunggu waktu, sebagaimana yang dilakukan oleh Jarot Wijayadi.
Nahdliyyin dusun Peluk ini mengatakan bahwa dengan membuat semaian ini, tanam dan pemeliharaan tanaman semangka lebih mudah. "Jika ada tanaman yang mati, kami bisa dengan mudah dan cepat menyulaminya.", imbuhnya.   
Jarot adalah anggota KSU KUBe NUP Pacarpeluk yang bermitra dalam pembiayaan pertanian semangka. Melalui kemitraan ini ia merasa sangat terbantu, karena bisa lebih tenang untuk memenuhi kebutuhan pembiayaannya. {abc}   

Tanah media semaian yang telah diisi bibit semangka ditempatkan secara khusus agar tidak dirusak oleh ayam atau binatang lainnya.  
Baca juga!

KSU KUBe NUP Pacarpeluk Segera Tanam Semangka Di Sini

Post a Comment

0 Comments