Subscribe Us

header ads

Jas Merah : Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah!

Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah yang kemudian disingkat Jasmerah oleh Kesatuan Aksi adalah semboyan terkenal yang diucapkan oleh Soekarno, dalam pidato terakhirnya pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1966.


Setelah menuliskan kembali makna Jas Hijau yang merupakan akronim dari Jangan Sekali-Kali Menghilangkan Jasa Ulama, NU Pacarpeluk kini meneruskannya dengan menuliskan materi Jas Merah yang merupakan akronim dari Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah. Akronim ini sebenarnya dimunculkan oleh Kesatuan Aksi atas pidato Presiden Sukarno saat peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1966.
Dalam pidato bersejarah itu Presiden Sukarno mengatakan, “Abraham Lincoln, berkata: “one cannot escape history, orang tak dapat meninggalkan sejarah”, tetapi saya tambah: “Never leave history”. inilah sejarah perjuangan, inilah sejarah historymu. Peganglah teguh sejarahmu itu, never leave your own history! Peganglah yang telah kita miliki sekarang, yang adalah akumulasi dari pada hasil semua perjuangan kita dimasa lampau. Jikalau engkau meninggalkan sejarah, engkau akan berdiri diatas vacuum, engkau akan berdiri di atas kekosongan dan lantas engkau menjadi bingung, dan akan berupa amuk, amuk belaka. Amuk, seperti kera kejepit di dalam gelap.”
Presiden Sukarno memberikan judul pidato itu dengan “Karno mempertahankan garis politiknya yang berlaku Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah". 
"Jikalau engkau meninggalkan sejarah, engkau akan berdiri diatas vacuum, engkau akan berdiri di atas kekosongan dan lantas engkau menjadi bingung, dan akan berupa amuk, amuk belaka."
Pengenalan akan sejarah bangsa memang harus menjadi pondasi atau pijakan bagi arah masa depan negara ini. Hal itu sangat menentukan mau dibawa kemana Bangsa dan Negara ini selanjutnya? Dengan membaca dan memahami sejarah secara obyektif dengan penuh iktikad baik, maka kita akan mengetahui bahwa Jas Merah itu benar-benar tidak bisa dipisahkan dengan Jas Hijau. {abc}

Baca juga!

Post a Comment

0 Comments