Subscribe Us

header ads

Tujuan Edukatif dan Ekonomi Produktif Terintegrasi di Sini

Keluarga Besar NU Pacarpeluk siap mengelola bangunan ini menjadi lebih produktif dan bernilai edukatif. 

Bangunan ini terletak di dusun Pacar, persisnya di jalan utama desa, depan gapura masuk gang menuju Balai Desa Pacarpeluk. Dulu bangunan ini didirikan dengan tujuan sebagai perpustakaan yang diberi nama Perpustakaan Puspitasari. Sayangnya perpustakaan itu tidak bisa lama dioperasikan sebagaimana mestinya. Akibatnya bangunan ini pun kosong dari aktivitas kepustakaan, meskipun pada waktu itu label nama perpustakaan itu masih terpampang.
Sekian lama bangunan ini vakum dari aktivitas yang bernilai lebih, hingga banyak bagian bangunan itu yang rusak. Akhirnya bangunan ini pun direhab oleh Pemerintah Desa Pacarpeluk dan dijadikan gardu atau pos keamanan lingkungan. Desain bangunannya seperti yang tampak pada foto di atas. Bangunan ini terdiri dari tiga bagian. Sebelah kiri ada bilik yang berpintu dan berjendela. Entah, dulu ruang ini dimaksudkan untuk apa. Bagian tengah dibuat sebagai tempat lesehan. Tempat ini dimaksudkan untuk warga yang ngepos saat melakukan kegiatan keamanan lingkungan. Dulu di ruang ini disediakan televisi, agar nyaman bagi orang-orang berada di tempat itu. Bagian paling kanan bangunan ini adalah ruang agak luas daripada ruang sebelah kiri. Dulu ruang ini dimaksudkan sebagai kios Bank Kredit Desa (BKD). 
Sudah sekian lama bangunan tersebut kosong dari segala aktivitas sebagaimana maksud awal pembangunannya. Hingga akhirnya ketua PRNU Pacarpeluk berdiskusi dengan Kepala Desa Pacarpeluk yang intinya mengabarkan bahwa KSU KUBe NUP Pacarpeluk bermaksud membuat unit usaha jasa pangkas rambut. Selain itu para pelajar NU Pacarpeluk juga sedang menyiapkan mendirikan Taman Literasi Kampung. Inti diskusi itu adalah bahwa semua rencana tersebut membutuhkan tempat yang representatif.
Setelah mengidentifikasi beberapa tempat, akhirnya Kepala Desa Pacarpeluk, Bambang Suirman, menawarkan bangunan kosong itu untuk bisa direhab dan digunakan untuk merealisasikan rencana mulia itu. Tawaran itu pun akhirnya diterima, sehingga KSU KUBe NUP Pacarpeluk langsung mulai mengadakan rehab dan pembangunan pada Kamis, 8 Agustus 2019.
Tiga bagian bangunan itu dirancang secara terintegrasi dengan tujuan edukatif dan ekonomi produktif. Bagian kiri dan tengah akan digunakan sebagai Taman Literasi Kampung. Di ruang paling kiri akan disedikan berbagai koleksi bacaan dan perlengkapannya termasuk komputer. Bagian tengah yang lesehan digunakan sebagai tempat membaca dan menulis. Tempat ini juga dimaksudkan sebagai Cafe Literasi. Pengelola Taman Literasi Kampung ini akan menjual makanan ringan dan minuman bagi para pengungjung. Bagian paling kanan digunakan sebagai unit usaha NUP Barbershop yang memberikan layanan jasa pangkas rambut.
Semua bagian bangunan ini akan difasilitasi dengan jaringan internet, sehingga membuat para pengunjungnya semakin betah berada di tempat ini. Para customer NUP Barbershop bisa menikmati Cafe Literasi baik berupa buku bacaan, browsing internet maupun ngopi  sambil menunggu antrian pangkas rambut. 
Ini adalah konsep yang menarik karena memadukan tujuan edukatif dan produktif ekonomis. Ini bukan Taman Literasi Kampung biasa karena juga memuat aktivitas produktif kewirausahaan. Ini juga bukan Barbershop biasa karena pelanggannya juga bisa mendapatkan berbagai informasi dari beragam bacaan baik berupa cetak maupun online.
Selain itu, tempat ini juga dimaksudkan sebagai sekretariat redaktur dan admin www.nupacarpeluk.com dan www.desapacarpeluk.web.id. Dengan demikian bangunan akan benar-benar bermanfaat karena menggabungkan tujuan edikatif sekaligus ekonomi produktif. {abc}

Post a Comment

0 Comments