Subscribe Us

header ads

Duet Kyai Muhasy Akhirnya Pimpin MWCNU Megaluh

Prosesi pemilihan calon ketua MWCNU Megaluh berlangsung sangat kondusif, setelah tim Ahlul Halli wal Aqdi sepakat memilih KH. Muhadi, M.Pd.I sebagai Rais Syuriyah.

[Megaluh,NUP] - Agenda puncak Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Megaluh (Jumat, 27 September 2019) setelah sidang komisi dan sidang pleno adalah pemilihan Rais dan Ketua. Sidang ini dipimpin oleh kyai Azam Khoiruman dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jombang.
Dalam sesi ini Gus Heru, demikian panggilan akrabnya, memberi kesempatan kepada tim Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk bermusyawarah. Dalam musyawarah ini akhinya tim AHWA sepakat memilih KH. Muhadi, M.Pd.I sebagai Rais Syuriyah. Setelah itu sidang dilanjutakan dengan prosesi pemilihan Ketua Tanfadziyah.
Prosesi ini diawali dengan penjaringan calon ketua. Masing-masing Ranting yang ada 13 mengajukan seorang nama untuk diajukan sebagai calon ketua. Dari penjaringan ini diperoleh beberapa nama beserta dukungan suaranya, yaitu: Syahroni 7 suara, Abdul Mujib Adnan 1 suara, Surya Harutama 1 suara, Misbahus Shudur 3 suara, Ahmad Munif 1 suara dan Nine Adien Maulana 1 suara.
Berdasarkan perolehan suara tersebut hanya ada 2 calon yang berhak melanjutkan dalam sesi pemilihan yaitu kyai Syahroni dan kyai Misbahus Shudur. Karena kyai Mibahus Shudur yang merupakan ketua demisioner tidak bersedia dipilih lagi, maka sidang pun secara otomatis Kyai Syahroni terpilih sebagai ketua tanfidziyyah.
Konferensi ini pun akhirnya menghasilkan duet kepemimpinan kyai Muhasy yakni kyai Muhadi dan kyai Syahroni untuk masa khidmat lima tahun ke depan. Bersama tim formatur duet kyai Muhasy ini diberi waktu paling lama 30 hari untuk menyusun kepengurusan MWC NU Megaluh masa khidmat 2019-2024. {abc}


Post a Comment

0 Comments