Subscribe Us

header ads

Tantangan Petani Semangka di Musim Ini

Di usia 46 hari,tamanan semangka yang dipelihara oleh KSU KUBe NUP Pacarpeluk telah berbuah sebesar bola takrow. Semoga terus berkembang maksimal dan selamat hingga panen dengan hasil maksimal pula. 

[Peluk,NUP] - Usaha pertanian semangka yang dilakukan oleh jamaah NU Pacarpeluk pada musim kemarau 2019 ini penuh tantangan. Banyak kendala yang dialami oleh petani semangka untuk untuk meraih hasil panen maksimal. 
Brendel (daun mengkerut) menimpah hampir semua tanaman semangka yang ada di desa ini. Fenomena ini menyebabkan daun semangka menjadi berkeriting. Jika tidak segera diobati, maka pertumbuhan semangka menjadi sangat terganggu, bahkan menyebabkan kematian tanaman.
Sebagian tanaman telah pulih setelah mendapatkan pengobatan dan perawatan. Sebagian lagi masih berproses menuju pemulihan. 
Ujian petani semangka tidak berhenti di masalah brendel. Serangan tikus menjadi ujian yang terberat. Serangan ini mengakibatkan tanaman semangka mati seketika karena batangnya langsung diputus, sehingga tiada pilihan bagi petani kecuali menyulaminya dengan menanam ulang dengan jenis tanaman lain yang usia panennya lebih pendek, misal mentium dan krai.
"Memang tanam semangka tahun ini lebih sulit daripada tahun lalu. Banyak kendala. Semoga Gusti Allah tetap menyisakan rezeki!", ujar Fatoni. Petani mitra KSU KUBe NUP Pacarpeluk ini sebenarnya sudah sangat berpengalaman dalam budidaya pertanian semangka, namun tetap saja menyadari bahwa ia hanya sebatas berikhtiyar mencari rezeki. 
Pada musim ini Fatoni memelihara tanaman semangka seluas banon 900 (12.600 meter persegi); yang banon 500 dikelolanya sendiri, sedangkan yang banon 400 dikelolanya dengan bermitra KSU KUBe NUP Pacarpeluk.
Kendala-kendala yang menimpa petani ini menyebabkan beberapa petani gulung tikar. Mereka tidak lagi melanjutkan usaha pertaniannya itu, karena biaya yang dikeluarkan sudah besar. Jika dipaksakan tanam ulang, diprediksi kerugiannya lebih besar lagi. 
Tanaman semangka koperasi yang dibina oleh Yayasan Astra Honda Motor ini juga mengalami serangan, namun telah mulai pulih. "Alhamdulillah tanaman semangka koperasi kita termasuk lebih baik daripada yang lain", ujar Fatoni saat ditemui Nine Adien Maulana di lahan pertanian yang digarapnya. 
"Pokoknya mari kita minta tolong Allah SWT, semoga tetap menyisahkan rezeki untuk ikhtiyar kita.", ucap ketua Pengurus Ranting NU Pacarpeluk menguatkan mitranya itu. {abc} 

Post a Comment

0 Comments