Subscribe Us

header ads

Cara Sederhana Kelola Sampah Organik Rumah Tangga

Lobang Sampah Organik ini berfungsi ganda, yaitu sebagai lobang biopori resapan air maupun sebagai komposter alami yang menampung sampah organik rumah tangga.


[Pacarpeluk, NUP] – Setiap rumah tangga pasti menghasilkan sampah setiap hari. Sampah ini bisa mendatangkan bencana atau berkah. Jika tidak dikelola secara cerdas, ia akan menjadi bencana yang mengancam ekosistem. Namun jika bisa dikelola secara cerdas, sampah rumah tangga ini akan mendatangkan berkah bagi ekosistem, khususnya manusia.
Didorong semangat peduli kepada lingkungan, PRNU Pacarpeluk akan mengajak jamaahnya untuk bersama-sama mengelola sampah organik rumah tangga masing-masing. Caranya sangat sederhana, yaitu dengan menggalakan kembali buang sampah organik di lobang sampah organik di tanah. Lobang ini lebih akrab disebut joglangan oleh orang-orang pedesaan.
Meskipun lobang ini sangat sederhana, namun manfaatnya sangat besar untuk konservasi alam. Sampah-sampah organik rumah tangga yang dimasukkan dalam lobang ini bisa menjadi kompos yang akan menyuburkan tanah. Selain itu lobangan ini juga bisa menjadi resapan air hujan, apalagi sekarang menjelang masuk musim penghujan. 
Warga yang tidak memiliki lahan terbuka yang agak luas akan diajak membuat lobang-lobang biopori di sekitar rumah mereka. Meskipun tidak luas, di sekitar rumah warga Pacarpeluk masih ada tanah yang tidak dikeraskan, sehingga bisa dibuat lobang-lobang biopori. Lobang-lobang biopori itulah yang kemudian akan diisi dengan sampah organik rumah tangga dan berfungsi sebagai resapan air.
Kompos hasil sampah organik yang diolah secara alami melalui joglangan atau lobang biopori itu akan dijadikan media tanam aneka tanaman yang bisa menghijaukan lingkungan. Dengan semangat kebersamaah antar warga tentu tidak sulit menjadikan lingkungan lebih hijau, asri dan sehat. {abc} 

Post a Comment

0 Comments