Subscribe Us

header ads

Pendekar Pagar Nusa Berjiwa Santri

Setelah melaksanakan latihan rutin, para santri Pagar Nusa Pacarpeluk mendapatkan pembinaan dan pengarahan dari Pembina dan Pelatih (Ragu, 13 November 2019).


[Pacarpeluk, NUP] – Latihan rutin Pencak Silat Pagar Nusa Pacarpeluk tidak sekadar latihan fisik bela diri, namun juga menjadi media dakwah. Doa dan dzikir mengawali dan mengakhiri latihan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam latihan fisik. Saat istirahat setelah latihan fisik pelatih atau pembina Pencak Silat Pagar Nusa Pacarpeluk memberikan pembinaan yang pengarahan baik yang bersifat jasmani maupun Rohani.
Di luar latihan fisik, para santri Pagar Nusa Pacarpeluk juga menyelenggarakan kegiatan kultural ala Nahdliyyin, yaitu dzikir shalawat (Maulid Ad-Diba’iy), Yasin dan Tahlil. Kegiatan ini diselenggarakan sebulan sekali di Balai Desa Pacarpeluk.
Kegiatan-kegiatan ini dimaksudkan untuk menempa karakter khas Santri Pagar Nusa, yaknik pendekar yang berjiwa Santri. Tujaunnya adalah agar mereka siap melakukan berbagai aksi bela diri fisik, namun berjiwa santri yang shalih kepada Allah, Rasulullah dan sesama manusia. {abc}

Latihan fisik ini sangat penting untuk menempa teknik dan kecakapan aksi dan nyali para pendekar santri Pagar Nusa. 

Post a Comment

0 Comments