Subscribe Us

header ads

Pesan Khatib Jumat: New Normal = New No Mall

Khatib mengajak jamaah untuk belanja di warung tetangga sebagai bentuk pengamalan ajaran memuliakan tetangga.


[Jombang, NUP] – Khutbah dan shalat Jumat di masjid Al-Firdaus Sengon Jombang dilaksanakan secara singkat (29/5/2020). Hal ini sebagai bentuk kepatuhan terhadap protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Meskipun singkat, khatib menyampaikan pesan-pesan yang mantap.
Khatib dan imam yang bertugas saat itu adalah Nine Adien Maulana. Dalam khutbah singkatnya, setelah berwasiyat taqwa ketua PRNU Pacarpeluk itu mengajak jamaah untuk melanjutkan Gerakan Bahagia Bersama Tetangga yang telah berjalan selama bulan Ramadhan yang lalu dengan membagikan makanan berbuka puasa dan atau sahur kepada tetangga yang dhuafa
“Sekarang mari kita lanjutkan gerakan ini dengan Gerakan Belanja di Tetangga. Ini adalah pengamalan sabda Rasulullah SAW dalam memuliakan tetangga”, ajak sang khatib sambil menyitir sabda Rasul.
Lebih lanjut dijelaskannya bahwa rencana Pemerintah yang akan segera menerapkan kebijakan New Normal seharusnya dibaca sebagai era New No Mall. “Jangan jadikan belanja di mall dan toko-toko modern sebagai gaya hidup. Lebih baik kita belanja di warung-warung tetangga. Ini pasti akan sangat membantu mereka.”, serunya dengan lantang.
"Tetangga kita yang menjadi pelaku IKM dan UMKM adalah pihak yang paling terdampak adanya wabah Corona ini. Maka sekarang saatnya kita bantu mereka untuk recovery dengan membiasakan belanja kebutuhan kecil sehari-hari ke warung-warung mereka.", jelasnya.
Memang toko-toko moderen telah mengepung lingkungan di wilayah Jombang. Keberadaan mereka tentu akan sangat merugikan pemilik warung dan toko-toko kecil. Ketimpangan ini akan semakin tajam jika masyarakat ternyata menjadikan belanja di toko-toko modern dan mall sebagai gaya hidup. 
Sang khatib menambahkan, "Mereka para konglomerat pemilik toko-toko modern itu pasti akan semakin kaya, sedangkan kita akan semakin lemah karena tiada kemampuan bersaing."
Era New Normal dengan pembacaan New No Mall di tengah pandemi Corona harus menjadi kesadaran bersama masyarakat, khususnya umat Islam, agar bangkit dari keterpurukan dengan penyesuaian-penyesuaian tatanan kehidupan yang baru, khususnya dalam bidang ekonomi. Tapi jika New Normal malah dipahami sebagai dibukanya kembali mall-mall untuk berbelanja, maka keterpurukan khususnya yang dialami kelompok ekonomi lemah pasti akan semakin mendalam.
Khutbah Jumat yang hanya berlangsung sekitar 7 menit itu pun dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Jumat. Dalam shalat itu imam membaca doa qunut nazilah yang berisi permohonan agar wabah Corona segera sirna. {abc}

Post a Comment

0 Comments