Subscribe Us

header ads

Pagar Nusa Pacarpeluk dalam Pemberitaan JP Radar Jombang

Pemberitaan PSNU Pagar Nusa Pacarpeluk (dalam kotak merah) di koran Jawa Pos Radar Mojokerto Senin, 8/8/2020


[Pacarpeluk,NUP] - Eksistensi PSNU Pagar Nusa Pacarpeluk terus memantik perhatian publik. Hal ini disebabkan oleh rutinnya latihan yang diselenggarakan dan berbagai even kejuaraan yang diikutinya.
Tidak hanya olah raga, para santri Pagar Nusa Pacarpeluk juga rutin menyelenggarakan kegiatan kultural khas Nahdliyyin. Setidak-tidaknya sebulan sekali mereka menyelenggarakan majelis dzikir dan shalawat nabi. Sebelum ujian kenaikan tingkat mereka juga menyelenggarakan acara sowan kepada para guru dan berziarah qubur muassis NU.
Pada pekan terakhir bulan Ramadhan 1441 H yang lalu, mereka menyelenggarakan aksi Olah Rasa dengan memberikan santunan kepada warga Dhuafa. Dananya digali secara swadaya melalui patungan antar santri.
Dengan beragam aksi kreatif ini, maka wajar jika hal ini menarik perhatian wartawan Jawa Pos Radar Jombang untuk meliputnya. Setelah melalui penggalian informasi, akhirnya koran ini pun secara khusus memberitakan PSNU Pagar Nusa Pacarpeluk pada Senin, 8/6/2020 pada rubrik Jombang Sport halaman 18. Berikut ini adalah kutipan lengkap beritanya.  
Latihan Bersama Sekali Seminggu
JOMBANG – Para pesilat Pagar Nusa mulai kembali aktif latihan bersama. Setelah libur latihan selama dua bulan sejak pandemi korona. ’’Latihan bersama kembali dilaksanakan meski belum penuh. Hanya sekali seminggu,’’ kata Nine Adien Maulana, pembina perguruan silat Pagar Nusa, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, kemarin.
Adien menjelaskan, biasanya, latihan silat digelar tiga kali dalam sepekan. Sabtu sore dan Senin malam di halaman balai desa. Serta Rabu sore di halaman Masjid NU Baitul Muslimin Dusun Peluk.
Sejak pandemi korona, latihan dihentikan total. Usai lebaran, pemerintah desa memberikan izin kembali latihan. Namun hanya sekali dalam seminggu. “Latihan
yang dibolehkan hanya Minggu pagi pukul 07.00-09.30 sambil berjemur.”,jelasnya.
Para pesilat terlihat bersemangat mengikuti latihan perdana (31/5). “Selama latihan, para pesilat tetap diharuskan mematuhi protokol pencegahan korona.”, ucapnya. Jaga jarak, tidak salaman, cuci tangan pakai sabun sebelum dan setelah latihan. Serta memakai masker. Setelah latihan, seragam harus langsung dicuci.
Adien menjelaskan, para pesilat berlatih serius sebagai persiapan mengikuti kejuaraan se Jawa Bali Bahrul Ulum Cup di Tambakberas. Semula, kejuaraan direncanakan 22-24 Maret 2020. Namun karena pandemi korona kejuaraan ditunda.”Para pesilat kembali latihan sebagai persiapan agar sewaktu-waktu kejuaraan digelar bisa tampil maksimal,’’ tegasnya.
Para pesilat Pagar Nusa Pacar Peluk kerap juara di berbagai ajang. Pada Kesamben Cup Desember 2019, mereka membawa pulang enam medali. Di nomor tanding usia dini, Gabrella Dwi Puspawati meraih juara 1 dan Caraka Shankara juara 3.
Di nomor tanding kelas pra remaja, Mohammad Alga Andiyaksa meraih juara 1. Raka Prasta Anugrah juara 3. Sedangkan di kelas remaja, Galuh Ramadhan juara 1 dan Firmansyah juara 3.
Sebelumnya, pada kejuaraan se Jawa Bali Bahrul Ulum Cup di Tambakberas 1-3 April 2019, mereka memboyong satu medali. Juara 2 seni ganda putra remaja atas nama Alfan dan Syifak. (jif)  
Pemberitaan ini disambut para santri Pagar Nusa Pacarpeluk dengan sukacita. Hal ini sangat wajar karena usia perguruan mereka masih muda, namun bisa diekspos secara positif oleh media massa yang telah mapan. {abc}  

Baca juga!
Konsolidasi Santri Pagar Nusa Pacarpeluk
Santri Pagar Nusa Pacarpeluk Segera Gelar Latihan Rutin Lagi
Saksikan Serunya Latihan Santri Pagar Nusa Ini!
Saksikan Harmoni Olah Raga dan Olah Rasa Pagar Nusa Ini! 

Post a Comment

0 Comments